my profil

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
"Setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan dan keridhoan menunjukan jalan keselamatan"

Sabtu, 10 Juli 2010

TOSHIBA Rilis Laptop Berlayar Ganda


Persaingan produk computer tablet untuk membaca buku elektronik (e-book) semakin seru. Untuk memperingati 25 tahun kelahiran laptop, Toshiba memperkenalkan desain laptop yang berbeda dengan layar ganda.

Mini notebook dua layar bernama Libretto W100 itu juga bakal menyaingi IPad dari Apple dan Kindle besutan Amazon.com. Toshiba memasarkan produk ini di Jepang pada akhir Agustus nanti selanjutnya di Eropa, Amerika Serikat, dan Negara lain

Diperkirakan Toshiba membandrol Libretto 120.000 yen atau 1.320 dolar AS. Harga ini jauh lebih mahal dari kindle 489 dolar AS dan varian termurah iPad sebesar 499 AS.

Produk ini memiliki banyak nilai lebih,” kata Masahiko Fukakushi, CEO Unit Produk Digital dan Jaringan Toshiba.

Fitur unik yang ada di notebook ini adalah layar gandanya. Libretto tidak memakai keyboard konvensional melaikan keyboard virtual dengan layar keduanya. Konsumen dapat mengoperasikan gadget baru ini seperti notebook konvensional, dengan adanya piranti lunak yang menampilkan keyboard layar sentuh. Konsumen juga dapat memutar notebook ini 90 derajat, seperti membaca buku, untuk mengakses e-book

Persaingan makin segit karena Sony Corp akan meluncurkan produk serupa dalam waktu dekat ini.

(kompas.com)

Jumat, 02 Juli 2010

ENDING EXPO 2010 KERJASAMA DENGAN UNINUS BANDUNG

EXPO PEMUDA MANDIRI JABAR 2010 telah mencapai hari puncak, dimana setiap peserta terbaik dan Stand dengan pengunjung terbaik dari 300 Stand yang dari tanggal 1-3 Juli 2010 telah berkompetensi dengan sportif. Bazar ini bertujuan membuka kesempatan kerja 15.300 Lowongan kerja dalam dan luar negri dan Festival Musik Jalanan. Acara Bazar ini adalah kali pertama yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang bekerja sama dengan UNINUS, walaupun begitu acara yang dilaksanakan dari tanggal 1-3 Juli 2010 ini terbilang sukses, karena pengunjung untuk acara Bazar ini hampir mencapai 80.000.000   jiwa dari berbagai daerah, tidak hanya itu EXPO menghasilkan tenaga kerja mencapai  2000 tenaga kerja dalam negeri  dan  50.000 tenaga kerja luar negeri. Selain itu dalam Bazar ini terdapat pelatihan gratis, dimana pelatihan kilat gratis yang diikuti oleh  14.725 orang yang mengikuti pelatihan tersebut. Selain itu acara EXPO dari 300 Stand untuk 3 hari ini, mencapai bajet 2 milyar. Acara selanjutnya yang digelar adalah Festival musik kreasi,dimana pada Festival musik ini diadakan juga lomba kaulinan urang lembur dan lomba stand terbaik. 

Kami Ucapkan Semoga Acara yang dilaksanakan oleh DISNAKERTRANS PROV JAWA BARAT dapat menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih Inovatif, Kreatif dan tentunya selalu menghasilkan Karya Terbaik di Negeri tercinta ini.
Sukses Terus untuk Masyarakat Indonesia

Salam Semangat Perjuangan

Kamis, 03 Juni 2010

smile for the world

Sometimes we smile a smile that gave meaning and give meaning
All of such a rhythm tone that berkontempelasi with the real meaning of the heart.Yet not all the same smile gives meaning kontempelasi liverBecause of the silence of the heart who would have thought?
Today I saw a smile like a rainbow in the heart of a visionYet in a similar momentum, like the mirror opposite of all that shows the dark soul. 

Right now I'm asking in niche soul Did I deserve the world smile while my heart in the restless momentum?
but smile for the world's best because...gentle smile ia a lot of things that bequeath smile is proof of the rigidity of life...so...smile for the world 

Jumat, 07 Mei 2010

15 Bukti Keimanan

Al-Hakim meriwayatkan Alqamah bin Haris r.a berkata, aku datang kepada Rasulullah s.a.w dengan tujuh orang dari kaumku. Kemudian setelah kami beri salam dan beliau tertarik sehingga beliau bertanya, "Siapakah kamu ini ?"
Jawab kami, "Kami adalah orang beriman." Kemudian baginda bertanya, "Setiap perkataan ada buktinya, apakah bukti keimanan kamu ?" Jawab kami, "Buktinya ada lima belas perkara. Lima perkara yang engkau perintahkan kepada kami, lima perkara yang diperintahkan oleh utusanmu kepada kami dan lima perkara yang kami terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?"

Tanya Nabi s.a.w, "Apakah lima perkara yang aku perintahkan kepada kamu itu ?"
Jawab mereka, "Kamu telah perintahkan kami untuk beriman kepada Allah, percaya kepada Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, percaya kepada takdir Allah yang baik mahupun yang buruk."
Selanjutnya tanya Nabi s.a.w, "Apakah lima perkara yang diperintahkan oleh para utusanku itu ?"
Jawab mereka, "Kami diperintahkan oleh para utusanmu untuk bersaksi bahawa tidak ada Tuhan selain Allah dan engkau adalah utusan Allah, hendaknya kami mendirikan solat wajib, mengerjakan puasa di bulan Ramadhan, menunaikan zakat dan berhaji bila mampu."

Tanya Nabi s.a.w selanjutnya, "Apakah lima perkara yang kamu masih terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?" Jawab mereka, "Bersyukur di waktu senang, bersabar di waktu kesusahan, berani di waktu perang, redha pada waktu kena ujian dan tidak merasa gembira dengan sesuatu musibah yang menimpa pada musuh." Mendengar ucapan mereka yang amat menarik ini, maka Nabi s.a.w berkata, "Sungguh kamu ini termasuk di dalam kaum yang amat pandai sekali dalam agama mahupun dalam tatacara berbicara, hampir sahaja kamu ini serupa dengan para Nabi dengan segala macam yang kamu katakan tadi."

Kemudian Nabi s.a.w selanjutnya, "Mahukah kamu aku tunjukkan kepada lima perkara amalan yang akan menyempurnakan dari yang kamu punyai ? Janganlah kamu mengumpulkan sesuatu yang tidak akan kamu makan. Janganlah kamu mendirikan rumah yang tidak akan kamu tempati, janganlah kamu berlumba-lumba dalam sesuatu yang bakal kamu tinggalkan,, berusahalah untuk mencari bekal ke dalam akhirat."s

10 Sholat yang tidak diterima oleh Allah

Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mahu mengerjakan kewajipan agama dan tidak mahu berbuat kebaikan.
Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.
Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."

Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."
Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan wang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan duit ini." Isterinya mengambil duit itu dan menyimpan di tempat yang selamat, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil duit tersebut dan mencampakkan beg duit ke dalam perigi di belakang rumahnya.

Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."
Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.

Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.

Kisah Dibalik Membaca Basmalah

Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mahu mengerjakan kewajipan agama dan tidak mahu berbuat kebaikan.
Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.
Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."

Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."
Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan wang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan duit ini." Isterinya mengambil duit itu dan menyimpan di tempat yang selamat, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil duit tersebut dan mencampakkan beg duit ke dalam perigi di belakang rumahnya.

Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."
Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.

Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.

Hadiah dari Neraka

Di hari kiamat kelak malaikat maut akan membentak kepada Iblis: "Berhentilah kamu Iblis laknat dan rasalah kepedihan maut sebagaimana yang dirasai oleh orang-orang yang engkau sesatkan dalam beberapa abad yang kau hidup dan inilah hari yang ditentukan oleh Allah terhadap kamu, maka kemanakah kamu hendak lari?." Apabila Iblis mendengarnya maka ia cuba lari tetapi kemana sahaja ia pergi malaikat maut tetap berada di hadapannya. Tidak ada satu tempat pun untuk ia bersembunyi. Kemudian ia berlari mendapatkan kubur Nabi Adam sambil berkata: "Disebabkan kamulah aku mendapat laknat." Kemudian Iblis bertanya kepada malaikat maut: "Minuman dan seksaan apakah yang akan dikenakan terhadapku?" Maka jawab malaikat: "Kamu akan diberi minum dari Neraka Ladha, seksa yang akan kamu terima serupa dengan siksa ahli neraka dan berlipat kali ganda." Mendengar hal itu maka Iblis pun berguling di atas tanah sambil menjerit sekuat suaranya, kemudian ia berlari dari barat ke timur dan akhirnya sampai ke tempat yang mula-mula diturunkan. Disitu dia dihalang oleh malaikat Zabaniah dengan rantai di tangannya. Tatkala itu bumi bagaikan api kerana dikerumuni oleh malaikat Zabaniah yang menikam dengan bantulan dari Neraka Ladha sehingga Iblis merasakan seksa sakaratul maut. Disaat itu akan dipanggil Nabi Adam dan Siti Hawa untuk melihat Iblis. Maka berdoalah mereka: "Ya Allah, sesungguhnya engkau telah menyempurnakan nikmat-Mu kepada kami."

MENGApa Al-Qur’an Dibukukann???

Apabila wafatnya junjungan kita Nabi Muhammad s.a.w. terjadilah suatu peristiwa seorang penipu bernama Musailamah Al-Kazzab menggelar dirinya sebagai nabi. Maka orang yang lemah imannya banyaklah yang kembali murtad. Apabila keadaan bertambah genting Saiyidina Abu Bakar r.a. telah mengisytiharkan peperang bagi membenteras gejala buruk ini, maka berlakulah satu peperangan yang hebat. Dengan bantuan Allah s.w.t. tentera Islam dapat menewaskan dan membunuh Musailamah. Dalam peperangan ini ramai para hafiz yang terbunuh. Hal ini amat membimbangkan Saiyidina Abu Bakar. Maka beliau memerintahkan Zaid bin Thabith untuk mengumpulkan lembaran ayat-ayat Al-Quran untuk dibukukan. Apabila mendengar perintah itu Zaid berkata: Dengan nama Allah, jika tuan hamba menyuruh hamba mengubah gunung dari satu tempat ke satu tempat yang lain tidaklah ia membebankanku dari mengumpulkan lembaran ayat-ayat Al-Quran. Bagaimanakah sanggup tuan hamba melakukan sesuatu yang baginda sendiri tidak malakukannya?" Saiyidina Abu Bakar r.a. menerangkan bahawa tindakan ini terpaksa dibuat demi menyelamatkan Al-Quran dari terpupus. Setelah Zaid mendengar penerangan itu, maka ia pun menemui penduduk-penduduk di situ dan mengumpulkan satu demi satu lembaran ayat-ayat Al-Quran dari mereka yang ada menyalinnya. Zaid r.a. juga menemui para hafiz yang menghafalnya dalam hati mereka sehingga dapatlah Zaid mengumpulkan hingga ayat yang terakhir.

Delapan Dirham

Rasulullah pagi itu sibuk memperhatikan bajunya dengan cermat. baju satu-satunya dan itupun ternyata sudah usang. baju yang setia menutup aurat beliau. meringankan tubuh beliau dari terik matahari dan dinginnya udara. Baju yang tidak pernah beristirahat. Tetapi beliau tak mempunyai uang sepeser pun. Dengan apa beliau harus membeli baju? Padahal baju yang ada sudah waktunya diganti. Rasulullah sebenarnya dapat saja menjadi kaya mendadak, bahkan terkaya di dunia ini. Tapi sayang, beliau tak mau mempergunakan kemudahan itu. Jika beliau mau, Allah dalam sekejap bisa mengubah gunung dan pasir menjadi butir-butir emas yang berharga. Beliau tak sudi berbuat demikian karena kasihnya kepada para fakir yang papa. Siapakah yang akan menjadi teladan jika bukan beliau..? Contoh untuk menahan derita, menahan lapar dan dahaga, menahan segala coba dan uji Allah dengan kesabaran. Selalu mensyukuri nikmat Allah berapa pun besarnya. Siapa lagi kalau bukan beliau yang menyertai umatnya dalam menjalani iradat yang telah ditentukan Allah. Yaitu kehidupan dalam jurang kedukaan dan kemiskinan. Siapa pula yang harus menghibur mereka agar selalu bersabar dan rela dengan yang ada selain beliau? Juga siapa pula yang harus menanamkan keyakinan akan pahala Allah kelak di akhirat jika bukan beliau?

Yah,...hanya beliaulah yang mampu menjalankan berbagai hal diatas. benar,...baliaulah satu-satunya manusia yang mendapatkan amanat dari Allah untuk semua umat manusia. Tugas yang lebih murni dan mulia daripada intan berlian serta butiran emas yang lain. Lebih halus dari sutera serta lebih indah dari segala keindahan yang dikenal manusia di dunia ini. lebih megah dari segala kedudukan dan derajad kehidupan manusia yang katanya sudah megah.
"Semua itu hanyalah merupakan kesenangan dunia sedang di sisi Allah yang paling baik dan sebaik-baik tempat kembali"

Perjuangan itu tidak mudah. bahkan sangat berat bagi beliau. Menegakkan yang hak hanya dapat dicapai dengan penuh keimanan dan kekuatan. sabar dalam menghadapi setiap malapetaka yang menimpa, bersyukur yang dilakukan dengan hati bersih. dalam keadaan bagaimanapun, baik dalam duka maupun suka, bersyukur dan keimanan harus selalu menyertai. Itulah pokok risalah yang dibawa Rasulullah saw.
Allah Maha Bijaksana, tidak akan membiarkan hamba-Nya terkasih kebingungan. Rasulullah diberinya rezeki sebanyak delapan dirham. Bergegas beliau melangkah ke pasar. Tentunya kita maklum. uang sekian itu dapat dibelikan apa. Apakah cukup untuk membeli makan, minum, serta pakaian penutup badan? Oleh sebab itu, bergembiralah hai para fakir dan miskin! Nabi kita, Muhammad saw telah memberikan contoh begitu jelas. Nabi yang kita cintai, hamba kesayangan Allah pergi ke pasar dengan uang sedikit seperti yang kita miliki. Tetapi nabi kita ini, hamba Allah yang di bumi bernama Ahmad, sedang dari langit bernama Muhammad dengan ridha pergi ke pasar berbekal uang delapan dirham untuk berbelanja. Manusia penuh nur dan inayah Allah yang dilahirkan di makkah. meskipun beliau miskin, beliau senang sekali hidup. beliau belum ingin mati meski kemiskinan menjerat setiap hari.

Di tengah perjalanan menuju pasar, beliau menemukan seorang wanita yang menangis. Ternyata wanita yang kehilangan uang. Segera beliau memberikan uangnya sebanyak dua dirham. Beliau berhenti sejenak untuk menenangkan wanita itu.
Rasulullah bergegas menuju ke pasar yang semakin ramai. Sepanjang lorong pasar banyak sekali masyarakat yang menegur beliau dengan hormat. Selalu menjawab dan memberikan salam yang mengingatkan akan kebesaran Allah semata. Beliau langsung menuju tempat di mana ada barang yang diperlukannya. Dibelinya sepasang baju dengan harga empat dirham. beliau segera pulang.

Di perjalanan beliau bertemu dengan seorang tua yang telanjang. Orang tersebut dengan iba memohon sepotong baju untuk dipakainya. Rasulullah yang memang pengasih itu tidak tahan melihat. Langsung diberikannya baju yang baru dibeli. Beliau kembali ke pasar utnuk membeli baju lagi seharga dua dirham. Tentu saja lebih kasar dan jelek kualitasnya daripada yang empat dirham. dengan gembira beliau pulang membawa bajunya.
Langkahnya dipercepat karena sengatan matahari yang semakin terik. Juga angin malam yang telah mulai berhembus pelan-pelan. Beliau tidak ingin kemalaman di jalan. Tak lama beliau melangkah ke luar pasar, ditemuinya lagi wanita yang menangis tadi. Wanita itu kelihatan bingung dan sangat gelisah. Rasulullah saw mendekat dan bertanya mengapa. Wanita itu ternyata ketakutan untuk pulang. Dia telah terlambat dari batas waktu, dan takut dimarahi majikannya jika pulang nanti. Rasulullah saw langsung menyatakan akan mengantarkannya.

Wanita itu berjalan yang diikuti Rasulullah saw dari belakang. Hatinya tenang karena Rasulullah saw pasti akan melindungi dirinya. Dia yakin majikannya akan memaafkan, karena kepulangan yang diantarkan oleh manusia paling mulia di dunia ini. Bahkan mungkin akan berterima kasih karena pulang membawa kebaikan bersama dengan kedatangan nabi dan rasul mereka. Mereka terus berjalan hingga sampai ke perkampungan kaum Anshari. Kebetulan saat itu yang ada hanyalah para isteri mereka.

"Assalamu'alaikum warahmatullah", sapa Rasulullah saw keras. Mereka semuanya diam tak menjawab. Padahal mereka mendengar. Hati mereka diliputi kebahagiaan karena kedatangan Nabi. Mereka menganggap salam Rasulullah saw sebagai berkah dan seperti lebaran saja. Mereka masih ingin mendengarnya lagi. Ketika tak terdengar jawaban, Rasulullah saw memberi salam lagi. Tetap tak terdengar jawaban. Rasulullah saw mengulang untuk yang ketiga kali dengan suara lantang, Assalamu'alaikum warahmatullah. Serentak mereka menjawab.

Rasulullah sangat heran dengan semua itu. Beliau menanyakan pada mereka apa sebabnya. Mereka mengatakan, " Tidak ya Rasulullah. Kami sudah mendengar sejak tadi. Kami memang sengaja, kami ingin mendapatkan salam lebih banyak". Rasulullah melanjutkan, "Pembantumu ini terlambat pulang dan tidak berani pulang sendirian. Sekiranya dia harus menerima hukuman, akulah yang akan menerimanya". Ucapan ini sangat mengejutkan mereka. Kasih sayang Nabi begitu murni, budi pekerti yang utama, yang indah tampak dihadapan mereka. Beliau menempuh perjalanan begitu panjang dan jauh hanya untuk mengantarkan seorang budak yang takut dimarahi majikannya. Lagipula hanya karena terlambat pulang. Bahkan memohonkan maaf baginya pula. Sehingga karena harunya, mereka berkata, "Kami memaafkan dan bahkan membebaskannya. Kedatangannya kemari bersama anda karena untuk mengharap ridha Allah semata". Budak itu tak terhingga rasa terima kasihnya. Bersyukur atas karunia Allah swt dan kebebasannya karena dari Rasulullah saw.

Rasulullah saw pulang dengan hati gembira. Telah bebas satu perbudakan dengan mengharap ridha Allah swt sepenuhnya. Beliau juga tak lupa mendoakan para wanita itu agar mendapatkan berkah dari Allah swt. Semoga semua harta dan turunan serta semoga selalu tetap dalam keadaan iman dan islam. Beliau sibuk memikirkan peristiwa sehari tadi. Hari yang penuh berkah dan karunia Allah swt semata. Akhirnya beliau berujar dengan, "Belum pernah kutemui berkah angka delapan sebagaimana hari ini. Delapan dirham yang mampu mengamankan seseorang dari ketakutan, dua orang yang membutuhkan serta memerdekakan seorang budak". Bagi seseorang muslim yang memberikan pakaian pada saudara sesama muslim, Allah akan memelihara selama pakaian itu masih melekat.

Oleh : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia

Cerita “Janji Bertemu di Surga”


Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja' bin Amr An-Nakha'i, ia berkata, "Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia mampir berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha'. Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang melamarnya dari ayahnya. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dojodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar. Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seseorang untuk si pemuda, bunyinya, 'Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku'. Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, 'Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu, "sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar." (Yunus:15)

Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobaranya.'
Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata, "Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu." Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu pada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus dan kurus menahan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan pemuda itu seringkali berziarah ke kuburnya, Dia menangis dan mendo'akanya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburanya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya, "Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?"

Dia menjawaba, "Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiring menuju kebaikan."
Pemuda itu bertanya, "Jika demikian, kemanakah kau menuju?" Dia jawab, "Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di Surga kekekalan yang dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak."
Pemuda itu berkata, "Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu." Dia jawab, "Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku meminta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah SWT) agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah."

Si pemuda bertanya, "Kapan aku bisa melihatmu?" Jawab si wanita: "Tak lama lagi kau akan datang melihat kami." Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadiratNya, meninggal dunia.
Oleh : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia


Kapan Nabi dan Sahabat Tertawa dan Menangis ???

Bagaimana Mencintai Allah ???

8 Langkah Ajaib Menuju Impian

TATA CARA BERDOA……

40 Katagori Kebiasaan Buruk Wanita

TRIK SYAR’I MEDAPATKAN JODOH UNTUK PENDAMPING

DELAPAN TANDA-TANDA CINTA KEPADA ALLAH

59 Kemaksiatan dan Dosa yang Sering Dilakukan Manusia tanpa Sadar

Kamis, 06 Mei 2010

TIPE-TIPE SUAMI SHALIH


*      Suami yang takut kepada Allah, baik untuk urusan dirinya sendiri maupun keluarganya, ingin melindungi dan menjaga mereka dari api neraka, suka mencari nafkah yang halal, member pakaian dengan pakaian yang halal, member pakaian dengan pakaian yang halal dan memperlakukan istinya sebagaimana ia iangin istrinya memperlakukannya
*      Seorang suamu yang mempraktekan hadist Rosulullah, yang artinta “Hendaknya engkay beri makan ia (istrimu) sama dengan memberi makan dengan yang kau makan, memberi pakaian kepadanya, seperti apa yang kau pakai, jangan memukul wajah, jangan menjelek-jelekkan dan jangan meninggalkan kecuali di dalam rumah”
*      Suami yang mempraktekan firman Allah, yang artinya “ Dan pergaulilah mereka dengan cara yang ma’ruf”
*      Suami yang suka mengajarkan kepada Istrinya masalah-masalah agama dan masalah-masalah dunia
*      Suami yang menghormati milik pribadi istrinya dan tidak menggunakannya kecuali dengan ijin dam ridha istrinya sesuai dengan kesepakatan mereka.
*      Suami yang tidak mengancam istrinya dengan kata ‘cerai’. Tidak menjadikan cerai sebagai senjata ampuh untuk menundukkannya dan menakutinya setiap waktu serta tidak suka mengucapkan sumpah serapah selama-lamanya
*      Suami yang menolong istrinya berbakti kepada kedua orangtuanya, keluarganya dan keluarganya sendiri
*      Suami yang tidak durhaka kepada Ibu dan Bapaknya serta membantu istri dan anak-anaknya untuk berbakti dan berbuat baik kepada keduanya
*      Suami yang tidak meninggalkan istrinya seperti perabot yang tergantung di rumah dan tidak mempersulit istrinya hingga dia minta khulu’ atau cerai


Created by
Siti Robi’ah
Kutipan buku “ Menuntun cinta menunju surga”

TIPE-TIPE ISTRI SHALIHAH

  •  Istri yang mendidik anak-anaknya sendiri, tidak menyerahkan kepada pembantu, membiarkannya di jalan atau menyerahkan kepada orang lain. Istri yang Shalihah mendidik anak-anaknya agar menjadi anak yang shaleh, jujur, istiqomah dan berperilaku baik
  • Istri yang menerima dengan lapang dada rezeki yang diberikan Allah kepadanya dan kepada Suaminya. Wanita tersebut adalah seorang istri yang pandai mengatur rumah tangga, hidup hemat, dan tidak mengambur-hamburkan harta
  • Istri yang berhias dengan akhlak mulia. Ucapan-ucapannya selalu bagus dan kata-katanya selalu indah
  • Istri yang mempergauli suami dan keluarga suaminya dengan baik, khusunya kepada ibu suaminya. Ia juga bergaul baik dengan tetangga dan pembantunya
  • Istri yang menghormati perasaan suaminya. Ia senantiasa menemani suaminya dalam segala suasana hati dan emosinya
  • Istri yang berterimakasih atas kebaikan perbuatan suaminya karena hal ini bisa melahirkan cinta
  • Istri yang bisa menjadikan suaminya senantiasa menemaninya, berhias hanya untuk suaminya, ingin selalu bersih badan dan rumahnya dan saling berbagi perasaan cinta dan ucapan-ucapan yang baik
  • Tidak pernah menolak jika suaminya menginginkannya, mempergauli suaminya dengan baik, menjaga rahasia suaminya, membantu suaminya melaksanakan kewajiban berumah tangga dan jika dia tidak tidur hingga suaminya ridho kepadanya
  • Istri yang membantu suaminya untuk bekerja secra halal, member makan dengan makanan yang halal, member pakaian dengan pakaian yang halal, dan berperilaku dengan perilaku yang baik
  • Istri yang membantu suaminya untuk taat kepada Allah, menjaganya dari api neraka dan ingin melihat suaminya di surga
  • Istri yang tidak berhias utnuk selain suaminya, tidak menampakan perhiasan selain kepada mahramnya, tidak memperlembut ucapan sehingga orang yang hatinya berpenyakit menginginkannya dan selalu menjauhi yang subhat.
Created by
Siti Robi’ah
Kutipan buku “ Menuntun cinta menunju surga”